Rabu, 12 September 2012

GULA MERAH KHAS BANYUMAS




Salah satu ciri khas dari daerah Banyumas adalah gula merah. Para perajin gula merah tersebar hampi diseluruh kabupaten Banyumas. Daerah penghasil gula merah antara lain; Pekuncen, Ajibarang, Cilongok, Wangon, Rawalo, Jatilawang, Kebasen, Kalibagor, Banyumas, Gumelar, Kemranjen, Sumpiuh dan Tambak. Hasil gula merah selain dikonsumsi daerahnya sendiri juga dikirim kedaerah-daerah lain di pulau Jawa. Pembuatan gula merah diawali dengan memetik manggar ( tangkai mayang bunga kelapa ) guna diambil niranya. Ditempat itu bumbung ( tabung terbuat dari seruas bambu ) dipasang pada manggar yang dipotong dan dibiarkan selama 12 jam . Jika dipasang pada pagi hari sore hari diambil dan sebaliknya. Nira ditaruh di wajan besar dicampur kapur sirih , kulit manggis dan potongan tipis ( tatal ) kayu nangka sebagai zat pewarna, sekaligus bahan pengawet agar nira tidak asam. Kemudian dipanaskan selama 5 jam . Apabila sudah matang , cairan kental ( tengguli ) itu disendok dan ditaruh diatas cetakan ( sengkang ) yang telah disiapkan. Cairan tersebut kemudian didiamkan hingga mengering dan keras dan jadilah gula merah. Gula merah siap untuk diperdagangkan .