Sabtu, 20 November 2010

Banyumas Bangun Industri Bio-Ethanol Pabrik Berkapasitas 400 Liter/hari

Banyumas Bangun Industri Bio-Ethanol Pabrik Berkapasitas 400 Liter/hari

Banyumas, JTNR

Pembangunan industri bio-ethanol ini merupakan sebuah bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan Misi Pembangunan Daerah yaitu ‘Menyejahterakan Rakyat Banyumas’ sekaligus upaya pemberdayaan potensi rakyat dan sumber daya alam di Kabupaten Banyumas guna mendukung program-program pengembangan Bio-Energi sebagai sumber energi alternatif. Demikian sambutan Bupati Banyumas, Drs. H. Mardjoko, M.M. saat melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Industri Bio-Ethanol, yang berlokasi di Desa Randegan Kecamatan Wangon, Rabu (2/9).

Pembangunan industri bio-ethanol ini merupakan kegiatan dari Pemerintah Pusat melalui Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam bentuk Stimulus Fiskal Tahun Anggaran 2009, dalam rangka menyukseskan program Desa Mandiri Energi. ''Lahan yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Banyumas seluas sekitar 20 Ha, sementara yang dimanfaatkan saat ini hanya sekitar 10 Ha'', tandasnya.

Selanjutnya dikatakan, kapasitas pabrik yang diperkirakan akan mencapai 400 liter/hari. Pengelolaan yang diserahkan lewat koperasi ini diharapkan dapat memberi banyak manfaat untuk sektor rumah tangga, transportasi, industri dan pembangkit listrik bagi masyarakat Kabupaten Banyumas dan menjadi sumbangan yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam bidang pengembangan pedesaan yakni menciptakan lapangan kerja, mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kemandirian energi di Kabupaten Banyumas.

Mardjoko mengakui, sejak awal pencalonannya sebagai Bupati Banyumas memang sudah gencar mengusung program pengembangan Industri Bio-Energi. Namun dengan alasannya, diantaranya karena tersedianya Sumber Daya Manusia dan lahan pertanian yang kurang memadai untuk dimanfaatkan dan dikembangkan guna menghasilkan bahan dasar bio-ethanol, misalnya singkong.
Dimulainya pembangunan Industri Bio-Ethanol di Desa Randegan Kecamatan Wangon ini adalah wujud nyata dari langkah Bupati untuk memenuhi janjinya kepada rakyat Banyumas. (adi - TG)

*****


Sumber: http://www.jatengprov.go.id/?mid=wartadaera&sort_index=readed_count&order_type=desc&document_srl=795