Sabtu, 14 Agustus 2010

"Waroeng Ndeso" tawarkan suasana pedesaan nan alami

UNIK dengan suasana pedesaan Jawa yang sangat kental, begitulah kesan yang ditangkap tim banyumasnews.com kala melangkahkan kaki memasuki pelataran Waroeng Ndeso yang terletak di jalan Baturaden km 10 Rempoah, Purwokerto.

Bangunan-bangunan berbentuk joglo, pepohonan, ikan yang menari lincah di kolam, menyapa mata ini yang telah penat dengan sketsa ruwetnya pemandangan gedung-gedung di pusat kota.

Warung Ndeso dengan ruangan yang asri (foto:lin/BNC)

Pengelola benar benar memperhatikan harmonisasi alam dengan tiap bangunan yang ada, begitu natural, mengingatkan penulis akan suasana di Kampung Naga yang sangat teratur namun tidak meninggalkan sisi artistic.

Restoran milik Hj.Hartati,Bsc tersebut selain menyajikan pemandangan alam yang eksotis, juga memiliki menu-menu makanan tradisional seperti ayam baker spesial sari kelapa, singkong goreng yang dipadukan dengan bumbu barbeque, ceker kecap lada hitam.

Ada pula menu yang diberi dengan nama unik seperti oseng legit numani, wedang jahe ublek ublek kopyor, meski tradisional, Waroeng Ndeso juga menyediakan sejumlah makanan asal Eropa, seperti steak, beef maupun spaghetti.

Menurut salah seorang staf bernama Titin, nama Waroeng Ndeso sengaja dipilih karena suasananya memang mirip dengan suasana pedesaan, dari jalannya yang naik turun, bangunan-bangunan yang terbuat dan kayu, dan tiga sungai kecil yang membelah lokasi itu.

Warung Ndeso dengan ruangan yang asri (foto:lin/BNC)

“Bahkan suasana desa juga terbawa hingga proses penyajian makanan, nasi kami masak di tungku, piring makan terbuat dari tembikar, alas masakan yang akan disajikan dari anyaman daun pohon aren, bahkan cara memasak sejumlah menu juga menggunakan peralatan tradisional, di sini bahan bahan olahan daging tidak di masak menggunakan oven melainkan alat seperti pemanggang sate,” ujar Titin.

Titin bercerita selama bulan Ramdhan, Waroeng Ndeso juga telah menyiapkan satu program yaitu buka puasa diskon 20 persen, serta menu paket super hemat, dengan uang Rp. 7.150 pengunjung bisa menikmati satu di antara 12 paket yang telah disiapkan.

Saat memesan menu paket satu misalnya, anda sudah bisa menikmati buka puasa dengan nasi putih, ayam goreng tepung, sambal bajak, timun, maupun es seperti es the, es asem atau es jeruk sirup.

Da juga menu paket yang menyajikan menu cukup unik yakni menu paket 10 dan menu paket 11, karena selain mendapat nasi putih anda juga akan mendapat lauk pauk seperti jamur tepung dan urapan maupun sate tahu dan pecel.

“Selama ramadhan kami buka dari pukul 10.00 pagi hingga pukul 22.00 WIB, kalau menu favorit di sini ada dua yaitu gurameh bakar dan ayam bakar spesial, total menu di sini mencapai 300 dan setiap tiga atau empat bulan sekali ada seleksi menu-menu yang kurang diminati, kemudian kami ganti dengan menu baru,” ungkap Titin menjelaskan.

Ruangan yang ditata penuh artistik (foto:lin/BNC)


Bisa digunakan sebagai tempat pernikahan

Waroeng Ndeso menurutnya juga bisa digunakan sebagai tempat penyelenggaraan pesta pernikahan, dengan biaya Rp 5 juta anda sudah mendapatkan fasilitas berupa sound sistem, prasmanan, foto dan dekorasi.

Setiap malam di lokasi tersebut juga digelar live music, dan gratis bagi siapa saja yang ingin menyaksikan. Di bagian atas bagi yang memiliki hobi bernyanyi bisa berkaraoke, jangan khawatir karena lokasinya terbuka. Jika anda penasaran,datng saja ke Warung Ndeso.

*****


Sumber: http://banyumasnews.com/2009/08/24/waroeng-ndeso-tawarkan-suasana-pedesaan-nan-alami/